top of page

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Naik ke Tahap Penyidikan, 11 Orang Diperiksa

Gedung Bareskrim Polri

Foto: Instagram Bareskrim Polri


Jakarta, Hukumku - Kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) ditingkatkan statusnya oleh Bareskrim Polri ke tahap penyidikan. Kasus ini sendiri melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Diketahui kasus ini menyebabkan ratusan anak meninggal.


Pihak kepolisian meningkatkan status setelah ditemukannya unsur pidana. Hal ini dikonfirmasi oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipider) Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin. 


“Sudah naik sidik,” ucap Brigjen Nunung pada Rabu (20/12).


Brigjen Nunung juga menjelaskan bahwa terdapat 11 saksi yang diperiksa dalam kasus ini. Akan tetapi, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Pihak BPOM sendiri diduga terlibat namun polisi belum mau menjelaskan lebih lanjut peran BPOM dalam kasus ini.


Polisi sendiri sudah menetapkan 5 perusahaan tersangka korporasi di antaranya PT Fari Jaya, CV Anugrah Perdana Gemilang, CV Samudera Chemical, PT Tirta Buana Kemindo, dan PT Afi Pharma.


Catatan

Dalam Undang-undang Indonesia, faktor kesehatan diatur oleh Undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Tersangka terancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar sesuai dengan pasal 196 UU tersebut. Mau tahu lebih lanjut? Yuk cari tahu di situs kami dan tanya langsung ke pengacara dari HP sendiri!


Jangan lupa download aplikasi kami di Playstore! 


HUKUMKU

Hukum Untuk Semua

3 comentários


nilah
nilah
04 de jan.

ini menyangkut kesehatan publik ini

Curtir

nilah
nilah
29 de dez. de 2023

ancaman berat ini bisa pidana lama

Curtir

demililola
demililola
27 de dez. de 2023

menyoal kesehatan bisa menjadi ancaman ini

Curtir
bottom of page