• Artikel
  • Topik Hukum
    • Perusahaan & Bisnis
    • Pertanahan & Properti
    • Keluarga
    • PKPU
    • HAKI
    • Pidana
    • Perdata
  • Hukumku Bisnis
  • Tentang Kami
Membaca Memahami UU PDP: Dasar Hukum, Kewajiban, dan Sanksinya
Konsultasi
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Perusahaan
  • Keluarga
  • PKPU
  • Pidana
  • Perdata
  • Pertanahan
Search
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak
Ikuti Kami
  • Konsultasi Hukum
  • Legal HeroBaru
  • Toko Hukum
  • Hukumku Bisnis
  • Gabung Jadi Mitra
Copyright © 2026 PT. Teknologi Legal Bersama
General

Memahami UU PDP: Dasar Hukum, Kewajiban, dan Sanksinya

hukumku
By
Tim Penulis
Terakhir Diperbarui April 29, 2026
21 Menit Baca
apa itu uu pdp undang-undang perlindungan data pribadi
Bagikan
Section
3 - Hak Subjek Data dalam UU PDP
1 - Apa Itu UU PDP?
2 - Dasar Hukum Perlindungan Data di Indonesia
3 - Hak Subjek Data dalam UU PDP
4 - Kewajiban Pengendali dan Prosesor Data
5 - Larangan dalam UU PDP
6 - Sanksi UU PDP yang Wajib Dipahami

Kewajiban Pengendali dan Prosesor Data

Kewajiban Consent: Standar Persetujuan yang Sah

UU PDP menetapkan standar consent yang jauh lebih ketat dibanding praktik umum yang selama ini berlaku. Persetujuan yang sah harus memenuhi empat kriteria secara kumulatif.

  • Diberikan secara bebas tanpa paksaan atau tekanan dari pihak pengendali.
  • Bersifat spesifik terhadap tujuan pemrosesan tertentu dan tidak dapat bersifat umum atau blanket.
  • Didasarkan pada informasi yang memadai sehingga subjek data benar-benar memahami apa yang ia setujui sebelum memberikan persetujuannya.
  • Dinyatakan secara tidak ambigu melalui pernyataan tertulis atau tindakan afirmatif yang jelas dan aktif dari subjek data.

Implikasi praktisnya sangat signifikan. Kotak centang (checkbox) yang sudah tercentang secara default adalah pelanggaran. Persetujuan yang dikubur dalam halaman syarat dan ketentuan tanpa penekanan yang memadai adalah pelanggaran. Formulir pendaftaran yang menjadikan pemberian data untuk keperluan pemasaran sebagai syarat wajib untuk mendapatkan layanan yang sebenarnya tidak memerlukan data tersebut juga merupakan pelanggaran. Desain antarmuka pengguna kini menjadi persoalan hukum, bukan sekadar persoalan estetika.

Kewajiban Notifikasi Data Breach

Pasal 46 UU PDP mewajibkan pengendali data untuk memberitahukan insiden kebocoran data kepada pihak yang berwenang dan kepada subjek data yang terdampak dalam waktu 14 hari sejak insiden diketahui. Kewajiban ini berlaku tanpa pengecualian, meski kebocoran bersumber dari kesalahan pihak ketiga atau prosesor data.

Notifikasi kepada otoritas harus memuat beberapa informasi minimal, antara lain deskripsi insiden, jenis dan perkiraan jumlah data yang terpengaruh, nama dan kontak DPO atau pihak yang dapat dihubungi, kemungkinan konsekuensi insiden, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil untuk mengatasi insiden tersebut. Perusahaan yang tidak memiliki incident response plan yang telah diuji coba sebelumnya hampir pasti tidak akan mampu memenuhi tenggat 14 hari ini.

Kewajiban Penunjukan Data Protection Officer

UU PDP mewajibkan penunjukan DPO bagi pengendali dan prosesor data yang memenuhi setidaknya satu dari tiga kriteria berikut.

  • Melakukan pemrosesan data untuk kepentingan publik.
  • Melakukan pemrosesan data secara besar-besaran (large scale).
  • Melakukan pemrosesan data sensitif secara sistematis dan ekstensif.

Dalam praktiknya, hampir semua perusahaan teknologi, perbankan, asuransi, kesehatan, dan e-commerce yang beroperasi di skala nasional masuk dalam kategori ini. DPO bukan sekadar jabatan seremonial. Ia bertanggung jawab memantau kepatuhan internal terhadap UU PDP, memberikan saran kepada pengendali tentang kewajiban perlindungan data, menjadi titik kontak dengan otoritas pengawas, dan mengelola permintaan dari subjek data. DPO harus memiliki kompetensi hukum dan teknis yang memadai serta posisi yang cukup independen dalam struktur organisasi untuk dapat menjalankan fungsinya secara efektif.

Baca Juga

kepatuhan uu pdp untuk perusahaan fintech di indonesia
Seberapa Penting Kepatuhan UU PDP pada Perusahaan Fintech?
informed consent dalam riset klinis sesuai uu pdp dan uu kesehatan
Informed Consent dalam Riset Klinis: Menyusun Dokumen yang Sah menurut UU PDP dan UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023
Kewajiban Registrasi dan Perlindungan Data berdasarkan PP No. 71 Tahun 2019
PSE dan UU PDP: Kewajiban Registrasi dan Perlindungan Data berdasarkan PP No. 71 Tahun 2019
Previous Page123456Next Page
TAGGED:UU PDP
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
LinkedInFollow
Artikel Terbaru
peraturan pajak terbaru 2026
Optimalisasi atau Eksploitasi? Menakar Dampak Kebijakan Pajak Terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Juni 11, 2026
konsep single bar dan multi bar advokat serta revisi uu advokat di indonesia
Perdebatan Single Bar dan Multi Bar Advokat: Antara Standarisasi Profesi dan Kebebasan Berserikat di Indonesia
Juni 11, 2026
PP No. 20 Tahun 2026 peraturan pajak terbaru pph final untuk umkm 0,5 persen
PP 20 Tahun 2026: PT dan CV Tak Lagi Bisa Gunakan PPh Final 0,5%, Apa Dampaknya?
Juni 9, 2026
Tampilkan Lebih

Artikel Terkait

data processing agreement
General

Data Processing Agreement dalam Kontrak SaaS: Klausul Wajib menurut UU PDP yang Sering Terlewat

8 Menit Baca
kewajiban faskes dalam melindungi data pribadi pasien
General

Rekam Medis Elektronik dan UU PDP: Kewajiban Fasilitas Kesehatan dalam Melindungi Data Pasien

7 Menit Baca
transfer data lintas batas uu pdp
General

Platform E-commerce Asing & Transfer Data Lintas Batas: Apa yang Diatur dalam UU PDP?

5 Menit Baca
hak penghapusan data pengguna dalam uu pdp
General

Hak Penghapusan Data Pengguna (Right to Erasure) dalam UU PDP

8 Menit Baca

Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan informasi seputar hukum terkini langsung dari genggaman Anda.

Alamat:
The Kuningan Place IMO 1&2
Jl. Kuningan Utama Lot 15.
Jakarta Selatan, 12960.

Kontak:
+62-899-908-5947
hello@hukumku.id

Topik Populer

  • Hukum Keluarga
  • Hukum Ketenagakerjaan
  • Hukum Bisnis
  • Hukum Perusahaan
  • Perlindungan Data Pribadi

Produk

  • Konsultasi Hukum
  • Legal HeroBaru
  • Toko Hukum
  • Hukumku Bisnis
  • Gabung Jadi Mitra

Punya masalah hukum?

Ceritakan permasalahan hukum Anda bersama kami.
Hubungi Kami

Hukumku adalah platform konsultasi hukum online terpercaya yang menghubungkan pengguna dengan mitra advokat profesional di seluruh Indonesia. Dapatkan solusi hukum cepat dan praktis, mulai dari konsultasi via chat, pembuatan dokumen, hingga pendampingan sengketa untuk individu maupun bisnis.

© 2025 PT. Teknologi Legal Bersama

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Hukumku adalah platform konsultasi hukum online terpercaya yang menghubungkan pengguna dengan mitra advokat profesional di seluruh Indonesia. Dapatkan solusi hukum cepat dan praktis, mulai dari konsultasi via chat, pembuatan dokumen, hingga pendampingan sengketa untuk individu maupun bisnis.

© 2025 PT. Teknologi Legal Bersama

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
hukumku

Hukumku

Tim Hukumku

Hukumku

Halo, Ceritakan kebutuhan hukum Anda bersama kami.

Powered by Elementor

Chat Sekarang
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?